Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif RI Luncurkan Indonesia Animation Report 2026:
Industri Animasi Nasional Tumbuh Melesat 3,3 Kali Momentum Baru Menuju Kedaulatan Hak Kekayaan Intelektual
Jakarta, 19 Mei 2026 — Industri animasi indonesia berhasil mengukir sejarah baru. Untuk pertama kalinya, pendapatan dari karya animasi orisinal/ original Intellectual Property (IP) melampaui pendapatan dari penyediaan jasa (service) yang diekspor, dengan lonjakan pendapatan IP sebesar 279,53% pada tahun 2025, menandai pergeseran penting menuju ekonomi berbasis kekayaan intelektual . Saat ini terdapat 308 karya animasi orisinal aktif yang telah diproduksi dan didistribusikan di berbagai platform global.
Hal ini tertuang dalam Indonesia Animation Report 2026 yang secara resmi diluncurkan oleh Menteri Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya. Indonesia Animation Report 2026, sebuah studi komprehensif yang memetakan kondisi, potensi, serta tantangan industri animasi nasional.
Dalam sambutannya, Menteri Ekonomi Kreatif menekankan pentingnya laporan ini sebagai dasar kebijakan berbasis data dalam pengembangan industri animasi nasional. “Industri animasi merupakan bagian penting dari ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Laporan ini menjadi landasan penting untuk mendorong transformasi industri menuju model berbasis kekayaan intelektual yang berdaya saing global.” ujar Menteri Ekraf.
Berdasarkan riset terhadap 262 studio animasi dengan 3.448 tenaga kerja, industri animasi Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan nilai industri mencapai Rp 798,15 miliar pada 2025, meningkat lebih dari 3,3 kali lipat dalam 10 tahun dengan pertumbuhan rata-rata 12,86% per tahun.
“Laporan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif, Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Universitas Dian Nuswantoro, dan menjadi kelanjutan dari studi riset sebelumnya (2015–2020).” ucap Menteri Ekraf
Ketua Umum AINAKI, Daryl Wilson menambahkan salah satu temuan penting dalam laporan ini adalah bahwa sektor jasa animasi memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan, namun selama ini belum sepenuhnya terpetakan dan terkategorikan secara optimal dalam kerangka ekonomi nasional, meskipun berpotensi besar dalam mendorong pertumbuhan PDB dan penciptaan lapangan kerja berbasis talenta kreatif.
Ketua Ainaki, Daryl Wilson saat mempresentasikan hasil riset terkait pendapatan animasi dari sektor jasa, produk IP animasi, dan lisensi dari 2020-2025 kepada publik di Artotel Thamrin, jakarta 19 Mei 2026
Riset ini juga mengungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi oleh industri animasi nasional:
● Sebagain besar studio masih kekurangan dana untuk ekspansi global
● Banyak karya animasi belum memiliki perlindungan HKI
● Sulitnya studio berbasis IP memiliki akses kredit perbankan
● Banyak tenaga kerja berstatus freelance/kontrak
Laporan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan hexa helix, melibatkan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan, dalam membangun ekosistem industri animasi yang terintegrasi.
“Indonesia Animation Report 2026 menjadi bukti bahwa animasi Indonesia tidak lagi hanya berbicara tentang produksi, tetapi tentang kepemilikan gagasan, talenta, dan kekayaan intelektual. UDINUS bangga menjadi bagian dari kolaborasi ini, karena perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan SDM unggul, kreatif, riset terapan, dan inovasi yang mampu mendorong industri animasi nasional naik kelas. Kami berharap laporan ini menjadi pijakan strategis bagi lahirnya lebih banyak IP animasi Indonesia yang berdaya saing global,” ujar Prof. Pulung – Rektor Universitas Dian Nuswantoro.
“Indonesia Animation Report 2026 mencatat besarnya potensi animasi sebagai bagian dari industri kreatif Indonesia. Kreator animasi Indonesia tidak kekurangan imajinasi. Tantangannya adalah ekosistem yang belum sepenuhnya percaya pada nilai dari imajinasi itu sendiri.
Pergeseran dari industri berbasis jasa menuju kepemilikan IP orisinal yang tercermin dalam Indonesia Animation Report 2026 bukan semata soal perubahan model bisnis. Fenomena ini menunjukkan pergeseran arah: dari bangsa yang selama ini mengerjakan mimpi orang lain menuju bangsa yang berani membangun dan memiliki mimpinya sendiri.
Ke depan, animasi Indonesia tidak hanya diharapkan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga mampu menjadi salah satu barometer industri animasi di tingkat global.
Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN berkomitmen untuk terus mendampingi perkembangan industri ini melalui dukungan riset kajian dan terapan di bidang seni dan desain. Dengan demikian, kekayaan budaya Indonesia, seperti fabel dan folklor Nusantara, dapat ditransformasikan menjadi aset digital bernilai tinggi dan berdaya saing di panggung dunia,” tambah Aulia Hadi, Ph.D – Kapus PRMB BRIN
Sebagai tindak lanjut, laporan ini merekomendasikan lima paket kebijakan strategis, termasuk reformasi akses pembiayaan berbasis kekayaan intelektual, percepatan perlindungan HKI, pembangunan jalur distribusi global, transformasi ekosistem talenta, serta penguatan infrastruktur dan desentralisasi industri.
Dengan implementasi kebijakan yang terintegrasi, industri animasi Indonesia diproyeksikan mampu menembus Rp 1 triliun pada tahun 2030, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif di kawasan Asia Tenggara.
Menteri Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya saat tanya jawab di konferensi pers terkait peluncuran buku Animation Report 2026.
Tentang Indonesia Animation Report 2026
Indonesia Animation Report 2026 adalah studi riset nasional yang disusun oleh Kementerian Ekonomi Kreatif, AINAKI, BRIN, dan Universitas Dian Nuswantoro sebagai dasar perumusan kebijakan dan strategi pengembangan industri animasi Indonesia.
Indonesia Animation Report 2026
Liputan Media:
Antara: talenta animasi indonesia sudah capai standar kompetitif global
Antara in English: Indonesias animation industry surges tripling in value minister
RRI: Kemenekraf sebut industri animasi Indonesia meningkat pesat tiga kali lipat
Kompas.com: Peta jalan dari buruh digital ke pemilikan IP Animasi
Money.Kompas.com: Pendapatan animasi RI melonjak kini tumpuan ekonomi kreatif
Tempo.co: Pendapatan studio animasi mencapai Rp 798 miliar pada 2025
CNN Indonesia: IP Lokal Makin Cuan, Industri Animasi RI Tembus Rp798 Miliar pada 2025
Merdeka.com: Animasi indonesia semakin kompetitif pendapatan industri tembus Rp 798 miliar
Medcom.id: Pendapatan melonjak Menteri Ekraf: industri animasi mesin pertumbuhan ekonomi baru
Tribunnews: Pendapatan industri animasi RI tembus Rp 798 miliar berkat karya orisinal
Sinar Harapan.net: Menteri Ekraf dorong animator Indonesia naik kelas
Valid News: Industri animasi indonesia disebut capai standar global
Jakarta Terkini.id: Industri animasi indonesia tumbuh lebih dari tiga kali lipat dalam satu dekade
Asatu News: Industri animasi Indonesia karya orisinal
Pojok Papua: Pendapatan animasi ip indonesia melonjak
- Peluncuran Indonesia Animation Report 2026 - Mei 26, 2026
- Musyawarah Nasional AINAKI 2024 - November 14, 2024


